Berorganisasi
bukanlah penghambat kuliah. Justru dalam berorganisasi kita dapat menemukan apa
yang tidak diajarkan dalam perkuliahan. Afif Bayin mahasiswa UIN Yogyakarta ini
mampu membagi waktunya dalam mengikuti beberapa organisasi yang ada di kampus
maupun luar kampus, diantaranya taekwondo dan pencak silat yang ada dalam
kampus meskipun tidak begitu aktif. Untuk organisasi di luar kampus mahasiswa
semester 6 ini mengikuti IMAKTA dan IKAMANSA. IMAKTA merupakan oraganisasi
Mahasiswa Yogyakarta yang berasal dari Kebumen sedangkan IKAMANSA merupakan
organisasi Alumni MAN 1 Kebumen. Dalam IMAKTA ia menjabat sebagai ketua sejak
tahun 2015. Kegiatan yang padat tidak mengacauan kuliahnya karena manajemen
waktu sangat baik. Cara membagi waktu antara kuliah dengan kegiatan
berorganisasi ala Afif Bayin yaitu lebih utaman kuliah karena di Yogyakarta
sendiri tujuannya adalah untuk kuliah. Setiap akan melakukan suatu kegiatan
Afif selalu mencatat kegiatan apa saja yang akan dilakukannya besok hari
sehingga ia tahu apa yang harus dilakukan.
Suka duka mantan ketua OSIS MAN 1 Kebumen ini dalam berorganisasi ialah dapat menambah skill dan bisa berkumpul bersama teman-teman serta bisa menambah kawan baru. Duka yang dirasakannya ketika mengadakan rapat dengan sedikit anggota yang berangkat. Selain itu rasa lelah sudah pasti dirasakan dalam menjalankan suatu kegiatannya. Ketua IMAKTA ini berharap supaya nantinya ia dapat hidup lebih baik baik dalam hidupnya sendiri maupun Organisasi yang saat ini di pimpinnya dan IMAKTA juga lebih harus fleksibel dan bisa menghasilkan alumni-alumni dengan pekerjaan mapan dan baik. Ia bercita-cita ingin melanjutkan sekolah ke jenjang lebh tinggi yaitu strata dua dengan harapan besar bisa keluar negeri. Dalam hidup Afif Bayin ia memiliki motto yaitu Life is a journey and moving forward, hidup adalah perjalanan dan hidup itu terus bergerak dengan maju. “Sepintar apapun diri kita, tanpa organisasi kita tidak akan pernah maju,” tuturnya.

0 komentar:
Posting Komentar